t77tools@gmail.com

Kerusakan Lingkungan dalam Tambang Nikel di Indonesia

Tagar #SaveRajaAmpat ramai di media sosial sebagai aksi protes terhadap kerusakan lingkungan akibat tambang nikel di wilayah Raja Ampat, Papua Barat Daya. Tabir eksploitasi Raja Ampat itu terkuak ketika aktivis Greenpeace Indonesia dan masyarakat adat Papua membentangkan banner bertuliskan ” nikel mines destroy live(tambang nikel menghancurkan kehidupan)”, saat wakil menteri luar negeri Arief Havas Oegroseno […]

Kerusakan Lingkungan dalam Tambang Nikel di Indonesia Read More »

Smelter di Pulau Penebang Kayong Utara Rakyat Untung?

Proyek pembangunan smelter di Pulau Penebang Kayong Utara Kalimantan Barat menjadi sorotan karena telah dikuasai oleh keluarga dengan turun temurun. Dilansir dari pontianakpost.jawapos.com, asal usul dari penguasaan tanah di Pulau Penebang dari pengakuan oleh pria paruh baya Sumardi, sebagai generasi ketiga dari kakeknya bernama Damad. Kakeknya merupakan orang yang pertama membuka lahan di Pulau Penebang

Smelter di Pulau Penebang Kayong Utara Rakyat Untung? Read More »

Mengintai, Misi Indonesia Emas 2045 Butuh Penataan

Dalam ilmu ekonomi,  discouraged workers atau dikenal dengan pekerja yang putus asa adalah seseorang yang telah mencapai usia kerja legal tetapi tidak aktif mencari pekerjaan atau belum mendapatkan pekerjaan setelah menganggur dalam jangka waktu lama. Hal ini biasanya terjadi karena individu tersebut telah menyerah dalam mencari pekerjaan, sehingga disebut “putus asa”. Fenomena putus asa mencari kerja merupakan isu penting

Mengintai, Misi Indonesia Emas 2045 Butuh Penataan Read More »

UMK Berubah, Kesenjangan Ekonomi Mencekik

Isu pengupahan selalu menjadi salah satu persoalan krusial dalam hubungan industrial di Indonesia. Gubernur Jawa Barat periode 2025, Dedi Mulyadi (KDM), baru-baru ini menggagas reformasi pengupahan dengan mengubah sistem Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang selama ini berbasis lokasi, menjadi berbasis industri nasional. Gagasan ini menuai dukungan dari kalangan pengusaha, namun ditolak keras oleh buruh, terutama

UMK Berubah, Kesenjangan Ekonomi Mencekik Read More »

Penentu Upah Tenaga Kerja di Tangan Siapa?

Membahas upah tenaga kerja tak ada habisnya untuk diperbincangkan. Pekerja menginginkan upah yang tinggi, sehingga gajinya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan dapat hidup layak. Sedangkan bagi pemberi kerja, banyaknya ‘cost’ yang harus dikeluarkan, menjadikan variabel upah adalah salah satu yang diupayakan agar mendapat upah tenaga kerja rendah untuk menekan pengeluaran. Adanya dua kepentingan yang

Penentu Upah Tenaga Kerja di Tangan Siapa? Read More »

Ratusan Keluarga Ditarget Lulus Miskin, Mampukah?

Di tengah tekanan ekonomi yang semakin berat, pemerintah kembali menegaskan bahwa bantuan sosial (bansos) bukanlah hak seumur hidup. Masyarakat miskin, khususnya yang berada pada usia produktif, diberikan batas waktu maksimal lima tahun untuk “mandiri” dan wajib keluar dari daftar penerima bantuan. Penegasan ini disampaikan melalui kebijakan graduasi Program Keluarga Harapan (PKH) dan program bansos lain

Ratusan Keluarga Ditarget Lulus Miskin, Mampukah? Read More »

Ketika Pernikahan Dianggap Beban

Takut miskin daripada takut tidak menikah menjadi topik hangat yang ramai dibicarakan di media Threads pada akhir Oktober 2025 yang lalu hingga disukai lebih dari 12.500 kali dan ditayangkan ulang lebih dari 207.000 kali pengguna lain. (kompas.com, 22/11/2025) Dahulu -hingga Gen X- ketika seseorang sudah dewasa dan belum menikah akan mendapat sanksi sosial berupa sebutan

Ketika Pernikahan Dianggap Beban Read More »

Islam Menjadikan “Marriage Is Not Scary”

Akhir Oktober 2025 lalu media sosial Threads diramaikan dengan pembahasan terkait anak-anak zaman sekarang lebih takut miskin daripada takut tidak menikah. Unggahannya itu viral hingga disukai lebih dari 12.500 kali dan ditayangkan ulang oleh lebih dari 207.000 pengguna lainnya. Dalam kata lain mereka yang menyukai unggahan tersebut setuju dengan pendapat si pemilik akun. Situasi dunia

Islam Menjadikan “Marriage Is Not Scary” Read More »

Menunda Pernikahan di Tengah Himpitan Biaya Hidup

Fenomena generasi muda yang menunda bahkan menghindari pernikahan kian menguat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak anak muda menilai kestabilan ekonomi sebagai syarat utama sebelum menikah. Tekanan biaya hidup, harga hunian yang tinggi, serta ketatnya persaingan kerja membuat pernikahan dipersepsikan sebagai keputusan berisiko secara finansial. Pandangan ini diperkuat oleh narasi populer seperti “marriage is scary” yang

Menunda Pernikahan di Tengah Himpitan Biaya Hidup Read More »

Generasi Muda Takut Nikah : Luka Ekonomi Kapitalisme

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai survei nasional hingga laporan media menunjukkan perubahan besar dalam cara anak muda memandang masa depan, termasuk dalam urusan pernikahan. Bila dulu menikah di usia muda dipahami sebagai bagian dari fase kedewasaan yang wajar, kini banyak yang memandangnya sebagai keputusan yang penuh risiko ekonomi. Data Kompas mengungkap bahwa sebagian besar generasi

Generasi Muda Takut Nikah : Luka Ekonomi Kapitalisme Read More »