Penentu Upah Tenaga Kerja di Tangan Siapa?

Membahas upah tenaga kerja tak ada habisnya untuk diperbincangkan. Pekerja menginginkan upah yang tinggi, sehingga gajinya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan dapat hidup layak. Sedangkan bagi pemberi kerja, banyaknya ‘cost’ yang harus dikeluarkan, menjadikan variabel upah adalah salah satu yang diupayakan agar mendapat upah tenaga kerja rendah untuk menekan pengeluaran. Adanya dua kepentingan yang […]

Penentu Upah Tenaga Kerja di Tangan Siapa? Read More »

Ratusan Keluarga Ditarget Lulus Miskin, Mampukah?

Di tengah tekanan ekonomi yang semakin berat, pemerintah kembali menegaskan bahwa bantuan sosial (bansos) bukanlah hak seumur hidup. Masyarakat miskin, khususnya yang berada pada usia produktif, diberikan batas waktu maksimal lima tahun untuk “mandiri” dan wajib keluar dari daftar penerima bantuan. Penegasan ini disampaikan melalui kebijakan graduasi Program Keluarga Harapan (PKH) dan program bansos lain

Ratusan Keluarga Ditarget Lulus Miskin, Mampukah? Read More »

Ketika Pernikahan Dianggap Beban

Takut miskin daripada takut tidak menikah menjadi topik hangat yang ramai dibicarakan di media Threads pada akhir Oktober 2025 yang lalu hingga disukai lebih dari 12.500 kali dan ditayangkan ulang lebih dari 207.000 kali pengguna lain. (kompas.com, 22/11/2025) Dahulu -hingga Gen X- ketika seseorang sudah dewasa dan belum menikah akan mendapat sanksi sosial berupa sebutan

Ketika Pernikahan Dianggap Beban Read More »

Islam Menjadikan “Marriage Is Not Scary”

Akhir Oktober 2025 lalu media sosial Threads diramaikan dengan pembahasan terkait anak-anak zaman sekarang lebih takut miskin daripada takut tidak menikah. Unggahannya itu viral hingga disukai lebih dari 12.500 kali dan ditayangkan ulang oleh lebih dari 207.000 pengguna lainnya. Dalam kata lain mereka yang menyukai unggahan tersebut setuju dengan pendapat si pemilik akun. Situasi dunia

Islam Menjadikan “Marriage Is Not Scary” Read More »

Menunda Pernikahan di Tengah Himpitan Biaya Hidup

Fenomena generasi muda yang menunda bahkan menghindari pernikahan kian menguat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak anak muda menilai kestabilan ekonomi sebagai syarat utama sebelum menikah. Tekanan biaya hidup, harga hunian yang tinggi, serta ketatnya persaingan kerja membuat pernikahan dipersepsikan sebagai keputusan berisiko secara finansial. Pandangan ini diperkuat oleh narasi populer seperti “marriage is scary” yang

Menunda Pernikahan di Tengah Himpitan Biaya Hidup Read More »

Generasi Muda Takut Nikah : Luka Ekonomi Kapitalisme

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai survei nasional hingga laporan media menunjukkan perubahan besar dalam cara anak muda memandang masa depan, termasuk dalam urusan pernikahan. Bila dulu menikah di usia muda dipahami sebagai bagian dari fase kedewasaan yang wajar, kini banyak yang memandangnya sebagai keputusan yang penuh risiko ekonomi. Data Kompas mengungkap bahwa sebagian besar generasi

Generasi Muda Takut Nikah : Luka Ekonomi Kapitalisme Read More »

Perayaan Tahun Baru dan Dampak Pelanggaran Hukum Syariat

Tak lama lagi 2025 akan berganti. Pergantian malam tahun baru kerap dijadikan ajang perayaan besar-besaran oleh seluruh lapisan masyarakat. Tidak sedikit kaum muda mudi, laki-laki dan perempuan, anak-anak maupun orang dewasa yang menghabiskan malam pergantian tahun tersebut dengan pesta hura-hura tanpa batas dan tanpa kontrol nilai agama. Acara-acara tersebut sering kali diadakan dengan diiringi pesta

Perayaan Tahun Baru dan Dampak Pelanggaran Hukum Syariat Read More »

Layar Menggenggam, Mental Tersandera

Fakta tentang kondisi generasi muda Indonesia sungguh mengkhawatirkan dan memerlukan perhatian serius. Indonesia menduduki peringkat pertama dunia dalam tingkat kecanduan gadget, di mana “warga RI sudah kecanduan akut” menurut laporan CNBC Indonesia (2025). Kecanduan ini membawa dampak buruk seperti digital dementia, kemalasan berpikir, dan kesepian yang menggerogoti kesehatan mental. Lebih memprihatinkan lagi, “di Indonesia tidak

Layar Menggenggam, Mental Tersandera Read More »

Dilahirkan oleh Manusia, Diasuh oleh Sosial Media

Dilahirkan Oleh Manusia, Diasuh Oleh Sosial Media. Sebuah sarkasme yang mencerminkan kondisi manusia hari ini, terutama dari kalangan pemuda. Pemuda hari ini menjadikan sosial media sebagai ruang utama kehidupan disamping dunia nyata, bahkan mereka cenderung lebih terbuka di sosial media daripada di dunia nyata. Sebuah fakta unik bahwa memang Pemuda hari ini dibesarkan oleh sosial

Dilahirkan oleh Manusia, Diasuh oleh Sosial Media Read More »

Generasi Digital Native, Generasi Pelopor Perubahan

Upaya memperkuat literasi digital terlihat ketika Diskominfo Kaltim menerima kunjungan DKISP Kabupaten Paser. Pertemuan ini menjadi ruang bertukar gagasan tentang bagaimana layanan informasi publik, literasi digital, dan penguatan media center daerah bisa berjalan. Diskusi berlangsung hangat, terutama saat Kabid IKP Diskominfo Kaltim menyinggung tantangan di lapangan yang kian kompleks. Berlandaskan regulasi terbaru Kementerian Kominfo, Diskominfo

Generasi Digital Native, Generasi Pelopor Perubahan Read More »