Miras dan Prostitusi, Mungkinkah Musnah Tanpa Kompromi?

Satpol PP Kukar melakukan pemusnahan barang bukti minol (minuman beralkohol) hasil operasi yustisi sepanjang tahun 2025. Langkah tersebut diambil sebagai komitmen menegakan Perda dan respons atas berbagai keresahan masyarakat. Berdasarkan data di lapangan, total temuan miras selama operasi mencapai lebih dari 1.400 botol. Namun, setelah melalui proses verifikasi dan administrasi di Kejari Kukar selaku pihak […]

Miras dan Prostitusi, Mungkinkah Musnah Tanpa Kompromi? Read More »

Manusia Perusak Alam Mengingkari Amanah Sebagai Penjaga Bumi

Musibah dan bencana tidak datang begitu saja tanpa sebab. Musibah banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh dan Sumatera telah banyak menelan korban jiwa. Dalam sekejap mata, rumah dan harta benda yang mereka miliki hanyut terbawa arus banjir yang sangat dahsyat. Menyisakan kepiluan dan kesedihan yang teramat dalam, karena harus berpisah dengan orang tua, suami,

Manusia Perusak Alam Mengingkari Amanah Sebagai Penjaga Bumi Read More »

Mengejar Untung dari Lumpur Bencana

Bencana seharusnya menjadi momentum hadirnya negara secara penuh untuk melindungi rakyat. Namun, pernyataan Presiden yang mengungkap bahwa tumpukan lumpur di wilayah bencana justru menarik minat sejumlah pihak swasta menimbulkan pertanyaan serius tentang arah kebijakan negara. Alih-alih fokus pada pemulihan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, bencana malah dilihat sebagai peluang ekonomi. Presiden Prabowo Subianto mengatakan

Mengejar Untung dari Lumpur Bencana Read More »

Kekebalan Hukum bagi Penjajah

Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengatakan bahwa penjajahan di dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Namun pernyataan ini tidak berlaku untuk umat Islam di Palestina. Penjajahan di sana masih berlangsung hingga saat ini, seolah-olah memang penjajahan tersebut dipelihara oleh beberapa pihak seperti Amerika dan penjajah itu sendiri, yakni Israel. Amerika telah menggunakan

Kekebalan Hukum bagi Penjajah Read More »

Deretan Bencana Terus Mendera, Kapan Ini Akan Berakhir?

Sepanjang 1 Januari hingga 17 Desember 2025, tercatat 3.116 kejadian bencana terjadi di berbagai wilayah tanah air. Tahun yang cukup berat dialami Negeri ini dari sisi kebencanaan. Data ini menunjukkan bahwa Indonesia masih sangat rentan terhadap bencana, khususnya yang berkaitan dengan faktor cuaca dan iklim. Berdasarkan rekapitulasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hampir seluruh bencana

Deretan Bencana Terus Mendera, Kapan Ini Akan Berakhir? Read More »

Raja Ampat, Surga Dunia yang Merana

Belakangan ini media sosial diramaikan oleh Tagar #SaveRajaAmpat. Hal tersebut muncul setelah aksi protes aktivis Greenpeace pada saat konferensi Indonesia Critical Minerals Conference di hotel Pullman Jakarta Central Park, Jakarta Barat pada Selasa (03/06/2025). Hal senada juga dilakukan oleh Aliansi Jaga Alam Raja Ampat dan masyarakat. Raja Ampat yang terletak di wilayah Papua Barat Daya

Raja Ampat, Surga Dunia yang Merana Read More »

Kerusakan Lingkungan dalam Tambang Nikel di Indonesia

Tagar #SaveRajaAmpat ramai di media sosial sebagai aksi protes terhadap kerusakan lingkungan akibat tambang nikel di wilayah Raja Ampat, Papua Barat Daya. Tabir eksploitasi Raja Ampat itu terkuak ketika aktivis Greenpeace Indonesia dan masyarakat adat Papua membentangkan banner bertuliskan ” nikel mines destroy live(tambang nikel menghancurkan kehidupan)”, saat wakil menteri luar negeri Arief Havas Oegroseno

Kerusakan Lingkungan dalam Tambang Nikel di Indonesia Read More »

Smelter di Pulau Penebang Kayong Utara Rakyat Untung?

Proyek pembangunan smelter di Pulau Penebang Kayong Utara Kalimantan Barat menjadi sorotan karena telah dikuasai oleh keluarga dengan turun temurun. Dilansir dari pontianakpost.jawapos.com, asal usul dari penguasaan tanah di Pulau Penebang dari pengakuan oleh pria paruh baya Sumardi, sebagai generasi ketiga dari kakeknya bernama Damad. Kakeknya merupakan orang yang pertama membuka lahan di Pulau Penebang

Smelter di Pulau Penebang Kayong Utara Rakyat Untung? Read More »

Mengintai, Misi Indonesia Emas 2045 Butuh Penataan

Dalam ilmu ekonomi,  discouraged workers atau dikenal dengan pekerja yang putus asa adalah seseorang yang telah mencapai usia kerja legal tetapi tidak aktif mencari pekerjaan atau belum mendapatkan pekerjaan setelah menganggur dalam jangka waktu lama. Hal ini biasanya terjadi karena individu tersebut telah menyerah dalam mencari pekerjaan, sehingga disebut “putus asa”. Fenomena putus asa mencari kerja merupakan isu penting

Mengintai, Misi Indonesia Emas 2045 Butuh Penataan Read More »

UMK Berubah, Kesenjangan Ekonomi Mencekik

Isu pengupahan selalu menjadi salah satu persoalan krusial dalam hubungan industrial di Indonesia. Gubernur Jawa Barat periode 2025, Dedi Mulyadi (KDM), baru-baru ini menggagas reformasi pengupahan dengan mengubah sistem Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang selama ini berbasis lokasi, menjadi berbasis industri nasional. Gagasan ini menuai dukungan dari kalangan pengusaha, namun ditolak keras oleh buruh, terutama

UMK Berubah, Kesenjangan Ekonomi Mencekik Read More »